September 25, 2021

getallsmm.com

Blog Media Info Terkini

Pengamat : Belum Ada Alasan Solid dari Parpol yang Dorong Tak Adanya Pilkada 2022 

Analis politik UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno mengaku belum menemukan alasan kuat dibalik partai politik yang mendorong tak adanya Pilkada 2022 dan 2023. Adi menilai tak ada alasan yang jelas dari parpol yang cenderung menginginkan adanya Pilkada Serentak 2024. "Saya belum nemu gitu alasan solid atau kuat apa yang kemudian membuat partai itu tidak mau mengadakan Pilkada 2022 dan 2023. Nggak ada alasan yang membuat kita bisa menerima dengan baik, baik alasan demokrasi maupun alasan pemulihan ekonomi," imbuhnya.

Adi pun meminta pemerintah untuk konsisten. Dia merujuk pada Pilkada 2020 yang tetap dipaksakan sebagai upaya meningkatkan stimulus perekonomian Indonesia yang terdampak Covid 19. Menurutnya, Pilkada 2022 dan 2023 justru dapat menjadi momen yang tepat dalam menggenjot laju ekonomi yang hingga saat ini masih terseok seok akibat Covid 19.

"Karena kan kalau ada pilkada 2022 dan 2023, ini kan ekonomi di daerah yang ada pilkada berdenyut, terutama kelas ekonomi menengah ke bawah," jelasnya. "Kan kalau Pilkada itu banyak relawan, tim sukses, mencetak atribut, baliho, itu kan semua bergerak. Akan banyak orang yang tersedot tenaganya untuk bekerja politik dan itu akan perlahan membangkitkan ekonomi," imbuh Adi.