September 25, 2021

getallsmm.com

Blog Media Info Terkini

CEK Penerima BLT UMKM Rp 1,2 Juta Secara Online di BRI atau BNI, Bawa KTP hingga KK Saat Mencairkan

Berikut cara mengecek penerima Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM Rp 1,2 juta dan cara mencairkannya. BPUM kembali disalurkan pemerintah pada tahun 2021 melalui beberapa bank yang ditunjuk. Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Eddy Satriya mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan bank penyalur yakni Bank BRI dan Bank BNI untuk pengaturan proses pencairan.

Proses pencairan BLT UMKM diharapkan sesuai dan mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Selain itu, Kemenkop UKM juga berkoordinasi dengan aparat pemerintah dan keamanan setempat. Calon penerima dapat mengakses laman https://eform.bri.co.id/bpum terlebih dahulu sebelum mencairkan di bank.

Bagi nasabah Bank BRI, dapat mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima BLT UMKM, dengan cara mengecek secara online seperti berikut: 1. Buka laman . 2. Masukkan nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kode verifikasi.

3. Klik 'Proses Inquiry'. 4. Ada pemberitahuan apakah termasuk penerima BPUM 2021 atau tidak. Bagi nasabah Bank BNI dapat mengecek penerima BLT UMKM Rp 1,2 juta di banpresbpum.id .

1. Buka laman 2. Masukkan nomor KTP. 3. Klik cari.

4. Ada pemberitahuan apakah termasuk penerima BPUM 2021 atau tidak. 1. Penerima BPUM akan menerima informasi dari Bank BUMN, Bank BUMD, atau PT Pos Indonesia, melalui pesan teks atau telepon. 2. Penerima mendatangi lembaga penyalur dengan membawa dokumen:

KTP elektronik Fotokopi NIB atau SKU Kartu Keluarga (KK).

3. Mengonfirmasi dan menandatangani pertanggungjawaban mutlak sebagai penerima BLT UMKM. 4. Setelah verifikasi dokumen dan data, bank penyalur akan mencairkan dana sebesar Rp 1,2 juta secara langsung dan sekaligus. Penerima BPUM 2020 tidak perlu melakukan pengusulan ulang.

Pelaku usaha mikro yang belum pernah mendapat BPUM bisa mengajukan dengan cara sebagai berikut: 1. Dokumen yang wajib dilampirkan untuk pengajuan calon penerima yakni: Fotokopi KTP elektronik

Fotokopi Kartu Keluarga Fotokopi Surat Keterangan Usaha (SKU) atau Nomor Induk Berusaha (NIB) dari kepala desa/kelurahan. 2. Calon penerima menyerahkan dokumen kepada dinas yang membidangi koperasi dan UKM di kabupaten/kota.

3. Setiap pengajuan baru harus mengisi formulir berisi informasi berikut: NIK sesuai KTP elektronik Nomor Kartu Keluarga (KK)

Nama lengkap sesuai KTP elektronik Alamat sesuai KTP, NIB atau SKU dari kepala desa/kelurahan Jenis kelamin

Tanggal lahir Bidang Usaha Nomor telepon seluler yang dapat dihubungi melalui telepon, SMS, atau WhatsApp.

1. Warga Negara Indonesia (WNI). 2. Memiliki KTP Elektronik. 3. Memiliki usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM beserta lampirannya yang merupakan satu kesatuan.

4. Bukan Aparatur Sipil Negara, anggota TNI/Polri, serta pegawai BUMN atau BUMD. 5. Tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR).